4 TIPS CEGAH PENYAKIT TIDAK MENULAR PASCA LEBARAN

Setelah kita melaksanakan ibadah puasa selama 1 bulan, tentu pola makan kita sudah berubah. Pola makan menjadi lebih disiplin, bahkan puasa bisa menjadi diet yang terbaik. Akan tetapi saat lebaran tiba, seolah balas dendam terhadap makanan. Saat puasa kita menunda makan dan minum selama 14 jam, dan memasuki lebaran kembali ke normal makan 3 kali sehari. Tapi bagi yang balas dendam bisa lebih dari itu. Balas dendam pasca puasa dengan cara makan secara berlebihan sangatlah berbahaya bagi tubuh kita. Ancaman kolestrol, gula darah dan keluhan di pencernaan seolah jadi langganan pasca puasa. Hal tersebut seharusnya tidak terjadi, dan sangat bisa dicegah. Bagaimana cara mencegahnya? Disini kita akan berbagi 4 Tips Cegah Penyakit Tidak Menular Pasca Lebaran yang bisa kita lakukan setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan.

1. Atur Jadwal Makan Meskipun sudah tidak puasa, tetap harus diatur jadwal makannya. Jangan mentang-mentang banyak kue, opor, ketupat dan makanan lainnya sangat tidak dibenarkan kita makan setiap jam. Jadwal makan yang ideal adalah 3 kali sehari untuk makan besar, dan 2 kali untuk makan selingan. Makan besar setiap 6 jam dan di sela waktu antara makan besar ada makan selingan bisa berupa kue, buah, puding dan makanan ringan lainnya. Sebagai contoh: Sarapan (Pukul 07.00) Ketupat Opor ayam dan sayur Kerupuk Makan selingan (pukul 10.00) Kue bolu 2 potong Makan siang (pukul 13.00) Nasi Ikan bakarPecel Makan selingan (pukul 16.00) Salad buah Makan malam (pukul 19.00) Mie goreng Telor Sayur (sawi putih, pok coy)

2. Batasi Konsumsi Gula, Garam dan Lemak (GGL) Ingat bahwa kenaikan gula darah dan kolestrol pasca lebaran dialami oleh banyak orang, tidak mengenal usia mau yang tua ataupun muda sama saja memiliki risiko. Gula bukan berarti hanya gula pasir yang kita tuangkan ke minuman saja, tapi gula yang terkandung di sirup, kue dan makanan lainnya juga itu perlu diperhitungkan. Begitu juga dengan garam bukan hanya sekedar yang kita tuangkan saat akan makan. Lemak tidak hanya yang berasal dari daging-dagingan, seringkali orang beranggapan bahwa lemak itu hanyalah bersumber dari daging-dagingan. Minyak juga itu adalah lemak, sehingga kita pun harus membatasi makanan yang diolah dengan cara digoreng. Lalu berapa batasan gula, garam dan lemak (GGL) dalam sehari yang bisa kita konsumsi? Untuk mempermudahnya kita bisa menggunakan rumus G4 G1 L5 artinya tidak lebih dari 4 sendok makan (50 gram) gula, 1 sendok teh (2000 mg) garam dan 5 sendok makan minyak (67 gram) yang bisa kita konsumsi dalam sehari.

3. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran Meskipun lebaran itu banyak daging, kita tetap wajib mengkonsumsi buah dan sayuran setiap hari. Porsinya tentu lebih banyak dari daging, untuk mempermudahnya ketika makan dalam piring bisa diisi setengah piring adalah sayuran dan setengahnya lagi untuk nasi dan lauk pauk. Untuk buah-buahan bisa kita konsumsi sebelum makan, setelah makan dan pada saat makan selingan.

4. Lakukan Aktifitas Fisik Berolahraga Selama berpuasa banyak orang yang libur olahraga, 30 hari melaksanakan ibadah puasa banyak yang 30 hari pula libur berolahraga. Memasuki bulan syawal mulailah melakukan olahraga. Olahraga tidak harus langsung berlari, kita bisa memulai dari yang ringan seperti jalan kaki, dan senam. Namun harus dilakukan secara rutin dan bertahap ditingkatkan intensitasnya. Dengan kita melakukan 4 hal di atas, artinya kita sudah berusaha untuk mengendalikan gula darah dan kolestrol. Sehingga gejala penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi bisa kita cegah.

sumber :
http://kesmas-id.com/4-tips-cegah-penyakit-tidak-menular-pasca-lebaran/
http://p2ptm.kemkes.go.id/
https://www.liputan6.com/health/read/3562205/5-kiat-cegah-penyakit-tidak-menular-selama-lebaran

Selalu dicek

Vaksin COVID19 Tahap Pertama, Semangaaat!!!!

Tepat Tanggal 1 Februrari 2021, RSUD Puri Husada Tembilahan memulai Vaksinasi terhadap seluruh Karyawan/Karyawati di …