PKRS TENTANG DIET HIPERTENSI

RSUD Puri Husada kembali mengadakan Promosi Kesehatan dengan tema Diet Hipertensi dengan pemateri Luthfi Adrian, S.Gz. Ahli gizi dari Instalasi Gizi RSUD Puri Husada pada hari Rabu, 27 Februari 2019.
Kali ini Promosi Kesehatan di lakukan di ruang Rawat Inap Penyakit Dalam. Dengan audiens yaitu keluarga yang sedang menunggu pasien di ruang tersebut.

Diet hipertensi diberikan kepada pasien dengan tekanan darah di atas normal.

Tujuan diet :
1. Membantu menurunkan tekanan darah
2. Membantu menghilangkan penimbunan cairan dalam tubuh atau edema atau bengkak

Syarat diet :
1. Makanan beranekaragam mengikuti pola gizi seimbang
2. Jenis dan komposisi makanan disesuaikan dengan kondisi penderita
3. Jumlah garam disesuaikan dengan berat ringannya penyakit dan obat yang diberikan.

Pengaturan makanan
1. Bahan makanan dianjurkan :
– Makanan segar sumber hidrat arang, protein nabati dan hewani, sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung serat
– Makanan yang diolah tanpa atau sedikit menggunakan garam natrium, vetsin, kaldu bubuk.
– Sumber protein hewani : penggunaan daging/ayam/ikan paling banyak 100 gram/hari. Telur ayam/bebek 1 butir/hari.
– Susu segar 200 ml/hari
2. Bahan makanan yang dibatasi
– Pemakaian garam dapur
– Penggunaan bahan makanan yang mengandung natrium seperti soda kue
3. Bahan makanan yang dihindari :
– Otak, paru, ginjal, jantung, daging kambing
– Makanan yang di olah menggunakan garam natrium seperti crackers, pastries dan kue lainnya
– Krupuk, keripik, dan makanan kering yang asin
– Makanan dan minuman dalam kaleng : sarden, sosis, kornet sayuran dan buah-buahan dalam kaleng
– Makanan yang di awetkan : dendeng, abon, ikan asin, ikan pindang, udang kering, telur asin, telur pindang selai kacang, acar, manisan buah
– Mentega dan keju
– Bumbu-bumbu : kecap asin, terasi, petis, garam, saus tomat, saus sambel, tauco dan bumbu penyedap lainnya
– Makanan yang mengandung alkohol misalnya : durian, tape
Cara mengatur diet :
– Rasa tawar dapat diperbaiki dengan menambah gula merah, gula pasir, bawang merah, bawang putih, jahe, kencur, salam dan bumbu lain yang tidak mengandung atau sedikit garam Na.
– Makanan lebih enak ditumis, digoreng, dipanggang, walaupun tanpa garam
– Bubuhkan garam saat di atas meja makan, gunakan garam beryodium (30-80ppm), tidak lebih dari ½ sendok teh/hari
– Dapat menggunakan garam yang mengandung rendah natrium

Sumber : Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Bina Gizi Subdit Bina Gizi Klinik 2011

Selalu dicek

KONSELING MENYUSUI

Meski menyusui merupakan hal alami, namun tak jarang ibu mengalami kesulitan untuk melakukannya. Jangan buru-buru …

JAM BERKUNJUNG / BESUK
SIANG :
SORE :
SELAMA PANDEMI COVID 19, TIDAK DIBERLAKUKAN JAM BESUK

------------------------------------------------------------------------


KONTAK PENGADUAN KELUHAN
(VIA TELP / SMS)
0811-7511009